Palu – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako sukses menyelenggarakan Workshop Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Akademik dan Non Akademik pada Selasa, 9 Desember bertempat di Aula FISIP. Kegiatan ini merupakan langkah strategis FISIP Untad dalam upaya meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas layanan kepada seluruh stakeholder fakultas.
Pembukaan dan Partisipasi Aktif
Workshop yang berlangsung sehari penuh ini dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP Untad, Dr. Muh. Nawawi, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan pentingnya memiliki SOP yang jelas dan terstandarisasi sebagai kunci utama dalam menjamin mutu layanan.
“SOP bukan sekadar dokumen, melainkan panduan kerja yang harus dipahami dan diterapkan oleh semua elemen di FISIP. Dengan SOP yang baik, kita dapat meminimalisir kesalahan, mempercepat proses layanan, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan bagi mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan,” tegas Dr. Muh. Nawawi.
Kegiatan ini mendapat respons positif dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur di lingkungan FISIP, meliputi dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan perwakilan mahasiswa. Kehadiran ketiga unsur ini menunjukkan komitmen kolektif FISIP dalam merumuskan prosedur layanan yang representatif dan user-friendly.
Materi dari Pakar Mutu Internal Untad
Untuk memastikan penyusunan SOP selaras dengan standar penjaminan mutu di tingkat universitas, panitia menghadirkan pakar di bidang penjaminan mutu internal Untad, Prof. Dr. Ir. Sakka Samudin, MP., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal pada Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LPPMP) Untad.
Prof. Sakka Samudin menyampaikan materi mendalam mengenai filosofi, metodologi, dan komponen penting dalam penyusunan SOP yang efektif, khususnya dalam konteks layanan pendidikan tinggi. Ia menekankan bahwa SOP harus terukur, mudah diimplementasikan, dan selalu dievaluasi secara berkala.
Diskusi dan Finalisasi Draf Awal
Puncak acara workshop adalah sesi presentasi dan pembahasan draf sementara SOP yang telah disusun oleh tim internal fakultas. Sisrilnardi, S.IP., MA., selaku perwakilan dari Tim Penyusun, mempresentasikan berbagai draf SOP layanan akademik dan non akademik yang menjadi fokus utama perbaikan.
Sesi ini diwarnai dengan diskusi konstruktif dari para peserta yang memberikan masukan berharga berdasarkan pengalaman praktis mereka di lapangan. Masukan dari mahasiswa, dosen, dan tendik menjadi catatan penting bagi tim penyusun untuk merevisi dan menyempurnakan draf sebelum disahkan dan diimplementasikan secara resmi.
