FISIP UNTAD Peringati Malam Nuzulul Qur’an: Menguatkan Spirit Iqra’ Menuju Peradaban Ilmu dan Akhlak – Copy

FISIP UNTAD Peringati Malam Nuzulul Qur’an: Menguatkan Spirit Iqra’ Menuju Peradaban Ilmu dan Akhlak

Palu — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako (FISIP Untad) memperingati Malam Nuzulul Qur’an yang bertepatan dengan 17 Ramadhan 1447 H / 6 Maret 2026 di Masjid Al-Ikhlas FISIP Untad. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengusung tema:

“Melalui Nuzulul Qur’an: Mewujudkan Implementasi Iqra’ Menuju Peradaban Ilmu dan Akhlak untuk Kemajuan Bangsa.”

Acara tersebut menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Tengah, Ustadz Amin Parakassi, S.Ag., M.HI. sebagai pembawa hikmah Nuzulul Qur’an.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Amin Parakassi mengingatkan bahwa esensi utama bulan Ramadhan tidak hanya terletak pada ibadah puasa semata. Menurutnya, Ramadhan adalah momentum spiritual untuk semakin mendekatkan diri dengan Al-Qur’an melalui aktivitas membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan.

“Hal yang paling esensial di bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga melalui puasa, tetapi bagaimana kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Membaca Al-Qur’an dan mensyukuri nikmat Allah adalah inti dari spirit Ramadhan,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga menegaskan bahwa pesan “Iqra’” yang menjadi wahyu pertama dalam Al-Qur’an mengandung makna yang sangat mendalam bagi dunia pendidikan dan peradaban. Spirit membaca, menuntut ilmu, serta membangun akhlak yang mulia harus menjadi fondasi dalam membangun kemajuan bangsa.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut, sehingga ilmu pengetahuan yang dikembangkan tidak hanya melahirkan kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter dan moralitas yang kuat.

Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini dihadiri oleh berbagai unsur civitas akademika FISIP Untad. Tampak hadir mantan-mantan Dekan FISIP Untad, yakni Ustadz Dr. H. Munir Salham, MA dan Prof. Dr. Muh. Nur Ali, M.Si, serta Dekan FISIP Untad saat ini, Dr. Muh. Nawawi, M.Si.

Turut hadir pula para Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan alumni, Ketua Jurusan Ilmu Administrasi, Koordinator Program Studi Ilmu Pemerintahan (S1/S2), S2 Ilmu Komunikasi, Kepala Bagian, kelompok kerja dosen dan tenaga kependidikan, serta mahasiswa pencinta Mushola FISIP Untad yang memadati Masjid Al-Ikhlas.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Selain menjadi momentum spiritual bagi civitas akademika, peringatan Nuzulul Qur’an ini juga menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan kembali peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia.

Melalui kegiatan ini, FISIP Untad berharap semangat “Iqra’” tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membaca secara literal, tetapi juga sebagai upaya membangun peradaban ilmu, karakter, dan integritas yang dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Peringatan Nuzulul Qur’an di lingkungan FISIP Untad pun diharapkan menjadi tradisi akademik-spiritual yang terus dirawat, sehingga kampus tidak hanya menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat tumbuhnya nilai-nilai moral dan spiritual bagi seluruh civitas akademika.

Scroll to Top