Pengumuman Wisuda Angk.135
Pendaftaran Wisuda Angk. 135 Tanggal 12 Februari 2026
Palu – Unit Kegiatan Fakultas Kaktus FISIP Universitas Tadulako sukses melaksanakan Pameran Karya Seni Mahasiswa sebagai ruang ekspresi dan apresiasi kreativitas mahasiswa di bidang seni dan budaya. Pameran ini menampilkan beragam karya mahasiswa, mulai dari seni rupa, instalasi visual, hingga karya seni tematik yang merefleksikan dinamika sosial dan identitas generasi muda kampus. kegiatan dibukan oleh wakil dekan Kemahasiswaan dan Alumni mewakili dekan Fisip. pada sambutannya dekan Fisip mendukung penuh kegiatan kreatifitas mahasiswa terutama kedepan akan diperuntukkan dalam pengembangan minat bakan dan prestasi mahasiswa sehingga bukan hanya sekedar pentas biasa tapi diharapkan akan membawa nilai tambah dan dampak baghi pencapaian IKU (indeks kinerja Utama) Fisip. Kegiatan pameran semakin semarak dengan kehadiran berbagai atraksi seni dari unit kegiatan seni fakultas lain se-Universitas Tadulako, yang menampilkan pertunjukan musik, tari, teater, dan seni pertunjukan lainnya. Kolaborasi lintas fakultas ini tidak hanya memperkaya atmosfer pameran, tetapi juga memperkuat jejaring kreativitas dan solidaritas antarmahasiswa Untad dalam membangun ekosistem seni kampus yang inklusif dan berkelanjutan. (humas fisip, 2025)
Palu – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako telah melaksanakan Pelatihan Implementasi Input Dokumen Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi dosen dan tenaga kependidikan Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola kinerja dan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan fakultas. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Panitia Pelatihan Implementasi SKP yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Dekan FISIP Universitas Tadulako dan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, yaitu meningkatkan pemahaman serta kemampuan dosen dan tenaga kependidikan dalam melakukan input dan pengelolaan dokumen SKP secara tepat, tertib, dan akuntabel. Pelaksanaan pelatihan berada di bawah koordinasi Dekan FISIP Untad, Dr. Muh. Nawawi, M.Si., dengan dukungan penuh jajaran pimpinan fakultas. Dr. M. Nur Alamsyah, S.IP., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, sementara Kasiman, S.Pd., M.M. dipercaya sebagai ketua tim panitia. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman teknis mengenai mekanisme input dokumen SKP sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga diharapkan mampu mendukung sistem penilaian kinerja pegawai yang lebih terukur dan berkelanjutan di lingkungan FISIP Universitas Tadulako. Pemateri yang diundang adalah bersumber dari Biro Keuangan dan Umum yang merupakan fungsional analis kepegawaian yang selama ini melaksanakan kegiatan pengelolaan kepegawaian ditingkat Universitas tadulako. Hadir pada kegiatan tersebut seluruh pimpinan ditingkat Fisip, kabag, Pokja, Ketua Jurusan ilmu Sosial, Ilmu Administrasi, Kordinator Prodi serta dosen dan tendik CPNS maupun PPPK bahkan banyak diikuti dosen-dosen senior yang merasa membuthkan pengetahuan teknis ini dalam menunjang kariernya. Dekan FISIP Untad berharap hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan secara optimal oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan, guna menunjang peningkatan kinerja individu maupun kelembagaan secara keseluruhan. persoalan yang dihadapi selama ini bahwa perubahan pengisian SKP seharusnya menjadi beban setiap dosen untuk melaporkan kinerjanya masing-masing akan dapat diwujudkan sehingga ketergantungan kepada tendik untuk menyelesaiakannya dapat diminimalkan. (Humas Fisip, 2025)
Berkreatifitas dan berprestasi tanpa henti Palu – Unit Kegiatan Olahraga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (UKOF FISIP) Universitas Tadulako menggelar penutupan kegiatan FISIP Champions League (FCL) 2025 pada Sabtu malam, 20 Desember 2025, bertempat di Gelora Bumi Kaktus Andi Raga Pettalolo, Kota Palu. Sebelum penutupan dilakukan pertandingan perebutan juara 1 dan 2 antara UNIKOF Fc Vs Bamhuk FC yang dimenangkan oleh UNIKOF FC dan perebutan posisi 3 dan 4 antara UKOF A Fisip VS Kaffa Bangtan FC yang dimenangkan UKOF Fisip. Kegiatan penutupan ini menjadi rangkaian akhir dari ajang olahraga tahunan FCL yang mengusung tema “Meningkatkan Solidaritas dengan Semangat Sportivitas”. FCL 2025 telah mempertemukan mahasiswa dalam kejuaraan Futsal mahasiswa se sulawesi tengah sebagai wadah pembinaan minat, bakat, serta penguatan kebersamaan antarmahasiswa. kegiatan FCL tahun 2025 diikuti 26 club mahasiswa yaitu: penutupan kegiatan yang dilakukan pada Sabtu, 20 Desember 2025yang ditutup oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Fisip yang juga merupakan Pembina UKOF FISIP, Dr. M. Nur Alamsyah, S.I.P., M.Si., pelaksanaan penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan FCL yang merupakan agenda tahun UKOF Fisip dan telah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut dan menjadi kalender unggulan UKOF Fisip. pada penutupan tersebut Dr. M. Nur Alamsyah, S.IP.,M.Si menyampaikan bahwa dalam dunia kemahasiswaan kegiatan minata bakat merupakan kesemestian yang harus ada dalam melahirkan mahasiswa yang berkarakter dan berprestasi. olahraga melatih jiwa untuk bisa merespon keadaan secara cepat dan adaptif sehingga dapat menjadi media menghasilkan calon-calon pemimpin yang memiliki tubuh dan jiwa yang sehat sehingga akan mampu memandu masyarakat nantinya menjadi masyarakat yang akan jauh lebih maju. lanjutnya, kegiatan ini diharapkan sebagai agenda yang diperluas untuk dilakukan secara nasional sehingga dapat melahirkan bibit atlit yang baik dan juga menjadi sumber pertumbuhan dan perkembangan bagi daerah sebab olahraga saat ini telah menjadi bisnis yang menjanjikan. Ketua UKOF FISIP Untad, Hariel Kurnia S., menyampaikan bahwa penutupan FCL 2025 bukan hanya menjadi momentum seremoni akhir kompetisi, tetapi juga refleksi atas nilai-nilai sportivitas, solidaritas, dan kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan kegiatan. “Melalui FISIP Champions League, kami ingin menanamkan semangat fair play serta mempererat solidaritas mahasiswa FISIP. Penutupan ini menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah berkontribusi,” ujar Hariel dalam keterangan tertulisnya. Pengurus dan Panitia dengan kehadiran pembina UKOF FISIP Untad dapat memberikan motivasi sekaligus penguatan moral bagi mahasiswa, khususnya dalam pengembangan kegiatan olahraga di lingkungan FISIP, Universitas Tadulako, sulawesi tengah bahkan nasional ke depan. tampiol sebagai pemenang pada FCL UKOF Fisip 2025 adalah: Juara 1 UNIKOF Fakultas Peternakan dan Perikanan Untad; Juara 2 Bamhuk Fakultas Hukum Untad; Juara 3 UKOF A Fisip Untad dan Juara 4 Kaffa Bangtan FC dari Kabupaten Poso FISIP Champions League sendiri merupakan agenda rutin UKOF FISIP Untad yang dirancang sebagai sarana pembinaan karakter mahasiswa melalui olahraga, sekaligus memperkuat identitas kelembagaan UKOF sebagai organisasi kemahasiswaan yang aktif dan berprestasi.
Palu – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako (FISIP Untad) melaksanakan Final Test Kokurikuler 1 Bela Diri Karate pada 13 Desember 2025 bertempat di Lingkungan Fisip Untad yaitu Fisip Park dan Aula Serbaguna FISIP Untad]. Kegiatan ini merupakan tahap evaluasi akhir bagi mahasiswa peserta kokurikuler dalam mengukur kemampuan teknis, karakter, kedisiplinan, serta pemahaman nilai-nilai bela diri karate. jumlah peserta yang mengikuti adalah 350 orang. Final test ini diikuti oleh mahasiswa dari dua program studi di lingkungan FISIP Untad yaitu program sarjana Antropologi dan Program sarjana Ilmu Pemerintahan yang selama satu semester telah mengikuti pembinaan dan latihan rutin. Ujian akhir meliputi pengujian kemampuan wawasan, kihon (teknik dasar), kata, dan kumite, yang dinilai langsung oleh instruktur dan pelatih karate berlisensi internasional dan nasional yaitu Dr. M. Nur Alamsyah, S.IP.,M.Si dan Dr. Muh. Junaidi, MA. Koordinator Mata Kuliah Kokurikuler Bela Diri Karate FISIP Untad, Dr. M. Nur Alamsyah, M.Si menjelaskan bahwa pelaksanaan final test tidak hanya menilai aspek keterampilan fisik, tetapi juga menekankan pembentukan karakter mahasiswa dan wawasan yang dimiliki mahasiswa untuk dapat siap kemasa depan. “Melalui kokurikuler bela diri karate, mahasiswa dibina untuk memiliki disiplin, sportivitas, tanggung jawab, serta pengendalian diri. Final test ini menjadi refleksi dari proses latihan yang telah dijalani selama satu semester,” ujarnya. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan tim penguji, sementara rekan-rekan mahasiswa lainnya memberikan dukungan positif selama pelaksanaan ujian. Selain itu, aspek keselamatan dan sportivitas menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pengujian. Dekan FISIP Untad Dr. Muh. Nawawi, M.Si yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pelatih atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kokurikuler seperti bela diri karate sangat penting dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa sekaligus membentuk karakter yang kuat. Fakultas akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang menunjang prestasi dan kesehatan mahasiswa,” tuturnya. Melalui pelaksanaan Final Test Kokurikuler 1 Bela Diri Karate ini, FISIP Untad berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh nilai akademik kokurikuler, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, dan sportivitas dalam kehidupan kampus maupun di masyarakat.
Palu – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik melanjutkan rangkaian peningkatan mutu layanan dengan menggelar Workshop Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Akademik. Kegiatan ini bertujuan untuk menstandarisasi seluruh proses akademik, mulai dari pendaftaran mata kuliah hingga proses yudisium. Komitmen Dekanat dalam Penjaminan Mutu Workshop yang berfokus pada efisiensi dan transparansi proses akademik ini dihadiri oleh berbagai unsur penting di lingkungan FISIP, meliputi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan (tendik), Ketua Unit Penjaminan Mutu, Koordinator Program Studi, dan Ketua Jurusan di lingkungan fakultas. Partisipasi menyeluruh ini menjamin bahwa SOP yang disusun akan realistis dan dapat diterapkan oleh semua pihak. Bedah Tuntas Prosedur Akademik Sebagai pemateri utama, panitia menghadirkan Dr. Moh. Irfan Mufti, M.Si., yang menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik. Dr. Irfan Mufti memimpin pembahasan mendalam mengenai alur dan prosedur standar yang harus ada dalam layanan akademik. Materi yang disampaikan meliputi penyusunan SOP untuk: Sesi workshop diisi dengan diskusi interaktif antara pemateri dan peserta. Masukan dari dosen berfokus pada kemudahan integrasi SOP dengan Sistem Informasi Akademik, sementara masukan dari mahasiswa menyoroti aspek kecepatan dan aksesibilitas layanan. Diharapkan, hasil penyempurnaan SOP Layanan Akademik ini akan segera disahkan dan diimplementasikan untuk meningkatkan efisiensi kerja dosen dan tendik, sekaligus menjamin kualitas pelayanan yang diterima oleh mahasiswa FISIP Universitas Tadulako.
Palu – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menyelenggarakan Workshop Pengembangan Borang Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan upaya serius fakultas dalam mempersiapkan dan memfinalisasi dokumen akreditasi guna menjaga dan meningkatkan mutu program studi di lingkungan FISIP. Komitmen Pimpinan dalam Peningkatan Mutu Workshop yang berfokus pada pemahaman dan pengisian instrumen akreditasi LAMSPAK ini dibuka secara langsung oleh Dekan FISIP Untad, Dr. Muh. Nawawi, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan menekankan bahwa akreditasi adalah cerminan dari kualitas tata kelola dan proses pembelajaran di fakultas. “Akreditasi LAMSPAK bukan hanya sekadar proses administratif, tetapi merupakan momen evaluasi diri secara menyeluruh untuk memastikan semua program studi kita relevan dan kompetitif. Semua elemen harus terlibat aktif, memahami setiap indikator, dan memastikan data yang disajikan akurat dan kuat,” ujar Dr. Muh. Nawawi. Kegiatan ini menunjukkan komitmen penuh pimpinan FISIP. Workshop dihadiri secara lengkap oleh Pimpinan FISIP (termasuk para Wakil Dekan), Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi di lingkungan FISIP, Ketua Unit Penjaminan Mutu Fakultas, serta perwakilan mahasiswa. Kehadiran seluruh stakeholder kunci ini menciptakan forum diskusi yang terpadu dan komprehensif. Kupas Tuntas Instrumen LAMSPAK dari Pakar Mutu Workshop menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidang penjaminan mutu dan akreditasi, Drs. Syamsu, M.Si. memaparkan materi mengenai sinkronisasi antara Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Untad dengan standar yang ditetapkan oleh LAMSPAK. Beliau memberikan panduan strategis dalam penyiapan data dan bukti pendukung (DAB) yang efektif sesuai dengan sembilan kriteria akreditasi. Sementara itu, Dr. Fadil fokus membedah setiap kriteria dan sub-kriteria dalam instrumen akreditasi LAMSPAK. Melalui sesi ini, peserta diajak untuk mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan pada borang yang sudah disusun, serta merumuskan strategi pengisian yang optimal untuk mencapai peringkat unggul. Diskusi Intensif dan Langkah Selanjutnya Sesi diskusi berlangsung intensif, di mana para Ketua Jurusan dan Koordinator Program Studi aktif mengajukan pertanyaan dan memverifikasi data yang telah disiapkan. Masukan dari Ketua Unit Penjaminan Mutu Fakultas dan perwakilan mahasiswa turut memperkaya pembahasan, khususnya terkait implementasi kurikulum dan kepuasan layanan. Workshop ini diharapkan menjadi momentum finalisasi borang akreditasi LAMSPAK agar siap untuk diajukan dalam waktu dekat. Komitmen kolektif ini menegaskan kesiapan FISIP Untad dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi di bidang Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi.
Palu – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas layanan dengan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Non Akademik pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini berfokus pada perumusan prosedur standar untuk berbagai layanan administrasi, keuangan, dan umum di fakultas. Dibuka Dekan, Jamin Kualitas Administrasi Workshop dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP Untad, Dr. Muh. Nawawi, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa penyusunan SOP Non Akademik yang terperinci adalah pondasi penting bagi tata kelola fakultas yang baik . “Layanan non-akademik, seperti surat menyurat, pengelolaan aset, dan administrasi keuangan, harus memiliki standar baku agar prosesnya cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. SOP yang dihasilkan dari workshop ini akan menjadi panduan wajib bagi seluruh elemen, khususnya tenaga kependidikan, untuk mencapai efisiensi maksimal,” tegas Dr. Muh. Nawawi. Pemaparan dan Validasi dari Pakar dan Tim Penyusun Narasumber utama dalam workshop ini adalah Dr. M. Nur Alamsyah, S.IP., M.Si., yang menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum. Beliau memaparkan kerangka kerja dan kebutuhan mendesak akan SOP Non Akademik yang terintegrasi dengan sistem penjaminan mutu internal fakultas. Selain itu, Tim Penyusun SOP turut memimpin sesi diskusi, mempresentasikan draf-draf awal SOP di berbagai bidang layanan. Peserta workshop secara aktif memberikan masukan untuk memvalidasi dan menyempurnakan setiap langkah prosedural yang diusulkan. Partisipasi Seluruh Stakeholder Keberhasilan workshop ini didukung oleh partisipasi menyeluruh dari seluruh pemangku kepentingan FISIP, meliputi: Keterlibatan Organisasi Mahasiswa sangat penting untuk memastikan SOP Layanan Non Akademik yang berkaitan dengan kemahasiswaan dan umum dapat berjalan lancar dan mudah diakses. Workshop ini diharapkan dapat segera menghasilkan dokumen SOP Layanan Non Akademik yang final dan aplikatif, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan FISIP Untad dan mendukung tercapainya akreditasi unggul.
Palu – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako sukses menyelenggarakan Workshop Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Akademik dan Non Akademik pada Selasa, 9 Desember bertempat di Aula FISIP. Kegiatan ini merupakan langkah strategis FISIP Untad dalam upaya meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas layanan kepada seluruh stakeholder fakultas. Pembukaan dan Partisipasi Aktif Workshop yang berlangsung sehari penuh ini dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP Untad, Dr. Muh. Nawawi, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan pentingnya memiliki SOP yang jelas dan terstandarisasi sebagai kunci utama dalam menjamin mutu layanan. “SOP bukan sekadar dokumen, melainkan panduan kerja yang harus dipahami dan diterapkan oleh semua elemen di FISIP. Dengan SOP yang baik, kita dapat meminimalisir kesalahan, mempercepat proses layanan, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan bagi mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan,” tegas Dr. Muh. Nawawi. Kegiatan ini mendapat respons positif dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur di lingkungan FISIP, meliputi dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan perwakilan mahasiswa. Kehadiran ketiga unsur ini menunjukkan komitmen kolektif FISIP dalam merumuskan prosedur layanan yang representatif dan user-friendly. Materi dari Pakar Mutu Internal Untad Untuk memastikan penyusunan SOP selaras dengan standar penjaminan mutu di tingkat universitas, panitia menghadirkan pakar di bidang penjaminan mutu internal Untad, Prof. Dr. Ir. Sakka Samudin, MP., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal pada Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LPPMP) Untad. Prof. Sakka Samudin menyampaikan materi mendalam mengenai filosofi, metodologi, dan komponen penting dalam penyusunan SOP yang efektif, khususnya dalam konteks layanan pendidikan tinggi. Ia menekankan bahwa SOP harus terukur, mudah diimplementasikan, dan selalu dievaluasi secara berkala. Diskusi dan Finalisasi Draf Awal Puncak acara workshop adalah sesi presentasi dan pembahasan draf sementara SOP yang telah disusun oleh tim internal fakultas. Sisrilnardi, S.IP., MA., selaku perwakilan dari Tim Penyusun, mempresentasikan berbagai draf SOP layanan akademik dan non akademik yang menjadi fokus utama perbaikan. Sesi ini diwarnai dengan diskusi konstruktif dari para peserta yang memberikan masukan berharga berdasarkan pengalaman praktis mereka di lapangan. Masukan dari mahasiswa, dosen, dan tendik menjadi catatan penting bagi tim penyusun untuk merevisi dan menyempurnakan draf sebelum disahkan dan diimplementasikan secara resmi.